INDRAMAYU, Jabar.dailypost.id -Acara kopdar Leader Baba Parfume Kuningan dengan tim Baba Parfume Indramayu berjalan lancar dan meriah. Acara ini diselenggarakan di Aula Birubhi Resto dan Caffe, Jl. Tj. Pura No.22, Karanganyar, Kec. Indramayu, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat 45221, pada Minggu (3/11/24).
Para peserta yang hadir berasal dari berbagai kalangan, termasuk ibu-ibu sosialita, ibu-ibu karier, pebisnis, dan ibu-ibu ASN yang tergabung dalam komunitas Baba Parfume ini.
Baba Parfum Indonesia sudah berjalan selama 6 tahun dan menggunakan metode direct selling atau penjualan langsung ke konsumen. Baba Parfume ini berpusat di Kota Lubukpakam, Kabupaten Deliserdang, Provinsi Sumatera Utara. Manajemen Baba Parfum Indonesia di bawah kepemimpinan Jimmy Nazwar Rao, selaku owner Baba Parfum Indonesia, terus berbenah dan mengembangkan jaringannya melalui Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas.

Baba Parfum terdiri dari dua jenis, yaitu Top Seller dengan harga 1 botolnya Rp150.000 dan Best Seller dengan harga Rp75.000. Perbedaan kedua jenis ini terletak pada ketahanan wanginya. Bagi masyarakat yang ingin menjadi member cukup menyiapkan KTP dan uang pendaftaran sebesar Rp600.000. Aroma Baba Parfume sendiri beragam, dengan lebih dari 100 varian aroma yang tersedia. Untuk pendaftaran sebagai member, masyarakat bisa menghubungi nomor WhatsApp 08170461084.
Setelah acara selesai, awak media langsung mewawancarai Leader Baba Parfume dari Kuningan yang menjelaskan, “Berhubung kita mengembangkan ke Sumedang pertama kali pada tahun 2018, setelah itu berkembang dan Kuningan pun ikut bergabung. Kami kemudian kembangkan lagi ke Indramayu.
Alhamdulillah, di Indramayu ini merupakan pengembangan Baba Parfume yang ketiga. Waktu anniversary ke-1 di Indramayu sudah berjalan, dan sekarang sudah masuk tahun kedua. Untuk menjadi member cukup dengan biaya Rp600.000, bebas memilih aroma, baik Best Seller maupun Top Seller. Kalau ingin mendapatkan penghasilan dan keuntungan lebih, kita bisa usaha jual produk dan kembangkan bisnisnya. Isi dari parfum itu sendiri 80 ml bibit asli dan 20 ml campurannya dari turbo ekstrem, yang berasal dari fermentasi tebu menjadi etanol. Etanol ini bukan alkohol, jadi aman untuk digunakan saat sholat atau ibadah lainnya,”ujar Kristian.





