Koramil 1610 Krangkeng Monitor Proyek Irigasi Desa Kedungwungu

Indramayu, Jabar.dailypost.id – Dalam upaya mendukung pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan, Koramil 1610 Krangkeng bersama berbagai pemangku kepentingan melaksanakan kegiatan monitoring terhadap proyek pengukuran irigasi desa di Blok Dukuhguna, Jembatan Jongkeng RT 007/002, Desa Kedungwungu, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu.

Kegiatan yang berlangsung pada Senin, 9 Desember 2024, dimulai pukul 11.40 WIB hingga 12.20 WIB, bertujuan untuk memastikan pelaksanaan proyek Tembok Penahan Tanah (TPT) berjalan sesuai dengan rencana teknis. Proyek ini mencakup pembangunan TPT sepanjang 519 meter, ditambah 20 meter swadaya masyarakat, dengan ketebalan 33 cm dan ketinggian 75 cm. Anggaran proyek bersumber dari Dana PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) pada Tahun Anggaran 2024.

Hadir dalam kegiatan monitoring tersebut:

1. **Sertu Kadani** – Babinsa Desa Kedungwungu yang mewakili Koramil 1610 Krangkeng.
2. **Tuhadi** – Bendahara Desa Kedungwungu.
3. **Mustofa** – Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM).
4. **Ruli** – Asisten Kelompok Masyarakat Berbasis (KMB).
5. **Ragil** – Tenaga Pendamping Balai (TPB).
6. **Kadnapi** – Ketua Kelompok Masyarakat Berbasis (KMB).
7. **Ahmad Kusnadi** – Tokoh masyarakat setempat.
8. **Daroji** – Raksabumi Desa Kedungwungu.

Dalam laporan yang disampaikan oleh Babinsa Desa Kedungwungu, Sertu Kadani, kegiatan berlangsung dengan tertib dan aman tanpa kendala berarti. Monitoring ini menegaskan komitmen Koramil 1610 Krangkeng dan pihak terkait untuk memastikan penggunaan dana negara sesuai peruntukan serta mendukung pembangunan infrastruktur desa yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Dandim 0616/Indramayu menyampaikan apresiasinya terhadap langkah proaktif Koramil 1610 Krangkeng dalam mengawal pembangunan di wilayah binaan. “Kegiatan seperti ini penting untuk memastikan setiap proyek dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Kerja sama lintas sektor perlu terus diperkuat guna mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan,” ujar Dandim.

Proyek TPT ini diharapkan mampu meningkatkan ketahanan infrastruktur irigasi desa, mendukung aktivitas pertanian, dan mencegah dampak buruk akibat erosi tanah. Partisipasi aktif masyarakat melalui swadaya juga menjadi bukti sinergi antara pemerintah dan warga dalam membangun desa yang lebih maju.

Penulis: BagasEditor: Redaktur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hayo !! Jangan Copy", Mending Kopi Darat !