Indramayu – Koramil 1608/Karangampel menunjukkan peran strategisnya dalam mendukung pembangunan wilayah melalui partisipasi aktif dalam Rapat Koordinasi (Rakor) terkait hasil survei Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) terhadap saluran Sepetung. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu, pada Kamis (19/12/2024) pukul 10.00 WIB.
Rapat yang bertujuan menyusun langkah teknis penanganan saluran Sepetung ini dihadiri oleh berbagai elemen pemerintahan dan tokoh masyarakat. Hadir mewakili Danramil 1608/Karangampel, Peltu Asim selaku Batuud (Bintara Tinggi Urusan Dalam) turut serta dalam membahas solusi bersama untuk menangani persoalan saluran air yang melintasi lima desa di wilayah tersebut.
Sinergi TNI dan Pemerintah Daerah
Peltu Asim menyampaikan bahwa kehadiran Koramil dalam kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan wilayah dan kesejahteraan masyarakat. “Kami mendukung penuh langkah yang disepakati bersama, terutama terkait optimalisasi saluran Sepetung sebagai upaya menjaga lingkungan dan meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah Kecamatan Karangampel,” ujarnya.
Hasil Rakor dan Komitmen Bersama
Dalam Rakor ini, sejumlah poin penting berhasil disepakati:
1. Lima desa yang dilintasi saluran Sepetung, yakni Desa Benda, Sendang, Karangampel Kidul, Dukuh Jeruk, dan satu desa lainnya, menyetujui alokasi biaya pengurasan sebesar Rp16.300.000 yang dibagi secara proporsional.
2. Pelaksanaan pengerukan saluran dijadwalkan mulai Sabtu, 21 Desember 2024, dengan durasi pengerjaan selama 14 hari, meliputi Desa Benda (1 hari), Desa Sendang (2 hari), Desa Karangampel Kidul (8 hari), dan Desa Dukuh Jeruk (3 hari).
Kegiatan yang dihadiri oleh sejumlah pihak, termasuk perwakilan Kecamatan Karangampel, Polsek Karangampel, UPT DLH, UPTD PUPR, serta para kuwu dan lurah se-Kecamatan Karangampel, berjalan tertib dan lancar.
Koramil sebagai Garda Terdepan
Koramil 1608/Karangampel terus berkomitmen untuk berperan aktif dalam setiap program pembangunan di wilayah binaannya. Kehadiran Koramil dalam Rakor ini menjadi bukti konkret bahwa TNI, khususnya di tingkat kewilayahan, tidak hanya berperan dalam aspek pertahanan dan keamanan, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, TNI, dan masyarakat, diharapkan permasalahan saluran Sepetung dapat teratasi dengan baik, sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi wilayah Kecamatan Karangampel.





