Koramil Lohbener Dukung Ketahanan Pangan Melalui Rakor Musim Tanam 2025 dan Pupuk Bersubsidi

Indramayu, 31 Desember 2024 — Koramil Lohbener menunjukkan perannya dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui partisipasinya dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Musim Tanam Tahun 2025 dan ketersediaan pupuk bersubsidi bagi petani di Kecamatan Lohbener. Kegiatan ini berlangsung di aula Kantor Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Lohbener, Desa Lohbener, Kabupaten Indramayu, yang dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan daerah.

Dalam rakor yang dimulai pada pukul 09.00 WIB tersebut, Danramil Lohbener diwakili oleh Babinsa Peltu Tamin. Kehadiran Koramil menegaskan komitmen TNI dalam mendukung kesejahteraan petani serta ketahanan pangan di wilayah. Acara ini juga dihadiri oleh Camat Lohbener, H. Mardono, S.E., M.Si., Kapolsek Lohbener yang diwakili oleh Panit Reskrim Hadiyanto, S.H., dan perwakilan dari PT Pupuk Indonesia, serta kelompok tani setempat.

Rakor ini membahas persiapan musim tanam 2025 yang akan dimulai pada pertengahan Desember 2024. Salah satu isu utama yang dibahas adalah ketersediaan pupuk bersubsidi di Kecamatan Lohbener, di mana kebutuhan pupuk urea mencapai 1.418 ton dan pupuk NPK sebesar 818 ton. Perubahan distributor pupuk yang sebelumnya dipegang oleh PT MUS kini beralih ke PT Pupuk Indonesia Lembah Bukit Menoreh, turut menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut.

Dalam sambutannya, perwakilan BPP Kecamatan Lohbener menyoroti pentingnya sinergi antara berbagai pihak untuk memastikan kelancaran distribusi pupuk, meskipun masih terdapat perbedaan antara alokasi pupuk bersubsidi dengan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK). Namun, kekurangan pupuk bersubsidi ini diharapkan dapat diatasi dengan ketersediaan pupuk non-subsidi.

Koramil melalui Babinsa Peltu Tamin juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas dan keamanan wilayah selama masa tanam. Babinsa turut mengimbau para petani agar tidak menggunakan setrum untuk mengendalikan hama, terutama tikus, dan menggantinya dengan solusi yang lebih aman, seperti obat tetes khusus.

Selain pembahasan terkait pupuk, rakor juga membahas kondisi hama tanaman yang dikhawatirkan mengancam hasil panen, seperti wereng dan ulat. Para peserta juga mengharapkan penyelesaian proyek BBWS yang saat ini sedang berjalan agar tidak menghambat distribusi air dari Bendungan Rentang.

Kehadiran Koramil dalam kegiatan ini mencerminkan peran strategis TNI dalam mendukung sektor pertanian, khususnya melalui Babinsa yang senantiasa berada di garis depan untuk berkoordinasi dengan para petani dan aparat terkait guna memastikan keberhasilan musim tanam. Rakor ini berjalan dengan aman dan lancar, dihadiri oleh sekitar 50 peserta, termasuk Ketua KTNA Kecamatan Lohbener, Djalaludin, dan sejumlah perwakilan kelompok tani serta kios pupuk di wilayah tersebut.

Dengan semangat gotong royong yang kuat antara pemerintah daerah, Koramil, dan para petani, diharapkan musim tanam 2025 akan berjalan sukses, serta kebutuhan pangan dapat terpenuhi secara optimal di wilayah Kecamatan Lohbener dan sekitarnya.

Penulis: BagasEditor: Redaktur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hayo !! Jangan Copy", Mending Kopi Darat !