Tingkatkan Vocabulary Siswa dalam Bahasa Inggris, Tim Literasi MAN 1 Indramayu Berikan Pemahaman dan Pembelajaran melalui Lagu

Jabar.dailypost.id, Indramayu

Dalam meningkatkan vocabulary siswa, program pembiasaan literasi di MAN 1 Indramayu memperkenalkan pendekatan baru, yaitu melalui pembelajaran Bahasa Inggris. Pada Senin (21/10/2024), kegiatan ini menampilkan pemahaman Bahasa Inggris lewat penampilan Nisriina Kholda Mufidah dan Zhahrotus Shyta Salamina, yang membawakan lagu-lagu berbahasa Inggris, seperti lagu dari Bruno Mars dan Lady Gaga berjudul “With A Smile.”

Mengajarkan vocabulary melalui lagu menjadi strategi yang cukup diminati oleh siswa. Selain itu, penampilan Nisrina dan Zahrotun Syta memberikan suasana yang berbeda dari kegiatan literasi biasanya.

Literasi adalah kemampuan seseorang dalam mengolah dan memahami informasi selama proses membaca dan menulis. Membaca dapat diartikan sebagai proses menerjemahkan simbol-simbol bahasa hingga menjadi suatu pemahaman.

Kini, istilah literasi memiliki banyak variasi, seperti literasi media, literasi komputer, literasi sains, literasi sekolah, dan lain sebagainya. Hakikat literasi yang kritis dalam masyarakat demokratis dapat diringkas dalam lima tindakan: memahami, mencakup, menggunakan, menganalisis, dan mentransformasi teks. Semua ini merujuk pada kompetensi yang lebih dari sekadar kemampuan membaca dan menulis.

Pembiasaan literasi bukanlah hal baru bagi siswa MAN 1 Indramayu. Kegiatan ini dilaksanakan setiap dua pekan sekali dan memberikan pemahaman kepada siswa bahwa generasi muda sekarang adalah generasi yang mampu membaca dan menilai segala hal dari sudut pandang yang lebih luas. Dengan demikian, siswa dapat memanfaatkan informasi di era digital ini dengan lebih bijaksana dan tepat.

Drs. Wahyudin, M.Ag., selaku Kepala Madrasah, mengungkapkan bahwa kegiatan literasi di MAN 1 Indramayu berjalan stabil dan dapat dianggap sebagai pembelajaran terbuka yang melibatkan seluruh siswa secara bersamaan.

“Pembiasaan literasi adalah seperangkat keterampilan nyata yang mendorong siswa untuk mengembangkan pola pikir mereka, baik dalam aspek bahasa, sosial, maupun sains. Dengan demikian, siswa dapat berpikir kreatif dan inovatif dalam segala aspek yang nantinya akan diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Wahyudin.

Wahyudin juga berharap pembiasaan literasi tidak hanya meningkatkan kemampuan siswa, tetapi juga memperkuat kepribadian mereka, menumbuhkan budi pekerti yang baik, serta meningkatkan pemahaman siswa dalam menarik intisari dari sebuah pembahasan.

“Semua itu akan menjadi aktivitas rutin yang memperkaya pengetahuan siswa, sehingga siswa MAN 1 Indramayu menjadi siswa yang cerdas dalam literasi,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hayo !! Jangan Copy", Mending Kopi Darat !