Jabar.dailypost.id, INDRAMAYU – Kegiatan pemeliharaan jembatan prawiro kepolo I di Desa Singaraja Kecamatan Indramayu Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, tengah berlangsung. Dilokasi, tampak sejumlah pekerja sedang beraktivitas, pada Jum’at (26/07/2024).
Dengan menggunakan alat berat, seorang operator sedang mengerjakan pengupasan aspal. Untuk meminimalisir kemacetan, pihak pelaksana juga mengatur arus lalu lintas dengan menggunakan metode buka tutup dari masing-masing ujung jembatan.
Meski pekerjaan pemeliharaan jembatan yang menghubungkan antara wilayah Kecamatan Balongan dan Indramayu itu masih dalam proses pelaksanaan, namun sudah menuai respon positif oleh warga setempat.

“Jika dilihat dari cara mengerjakannya sih, seperti tidak asal-asalan, pihak pelaksana tampaknya sudah profesional dibidang konstruksi.”Ungkap Jumedi, seorang warga diwilayah Kecamatan Indramayu.
Respon positif juga disampaikan oleh Fuji, seorang warga diwilayah Kecamatan Balongan. Kini, ia tidak perlu khawatir lagi ketika melintasi akses tersebut apa lagi ketika dimalam hari. Sebab, kata dia, kondisi jalan di jembatan prawiro itu sebelumnya tidak nyaman untuk dilalui pengendara khususnya roda 2.
“Syukurlah, dengan adanya pemeliharaan jembatan ini saya pribadi merasa senang karena kondisi jalan tersebut sebelumnya kurang nyaman untuk dilalui kendaraan khususnya roda dua, apa lagi saat malam hari”.Ucap Fuji dengan ekspresi riang.

Ia juga mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Bupati Indramayu dan Dinas PUPR Indramayu dengan adanya pemeliharaan jembatan tersebut. Dimana perbaikan infrastruktur itu salah satu aspirasi dari masyarakat.
Sekedar informasi, pemeliharaan jembatan prawiro kepolo I ini bersumber dari APBD Kabupaten Indramayu tahun anggaran 2024 melalui Dinas PUPR setempat, dengan total biaya senilai Rp.567.557.000, yang dikerjakan oleh perusahaan jasa konstruksi CV Tiara Karya.





